INDONESIA FISHERIES EXPO 2010: IKAN SEBAGAI SUMBER KETAHANAN PANGAN

Posted on Updated on

Setelah sukses menyelenggarakan Indonesia Fisheries Expo 2008 dan 2009, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyelenggarakan Indonesia Fisheries Expo 2010 di Kartika Expo Center, Jakarta, tanggal 21 – 24 Oktober ini. Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad membuka acara tersebut Kamis pagi (21/10). Pameran yang telah menjadi agenda tahunan ini merupakan salah satu sarana untuk mempromosikan produk dan jasa teknologi kelautan dan perikanan kepada masyarakat luas.

“Dalam sambutannya Menteri Fadel meminta seluruh pemangku kepentingan di sektor kelautan dan perikanan dapat berpartisipasi pada pameran ini di tahun-tahun mendatang. Ia juga berharap agar kegiatan strategis seperti ini dapat berlangsung rutin dengan kualitas yang terus ditingkatkan sehingga mampu menyamai pameran-pameran perikanan atau seafood di luar negeri seperti European Seafood Exposition, International Boston Seafood Show, Busan International Seafood & Fisheries Expo dan sebagainya. Pada rangkaian acara tahun ini, pameran diwarnai pula dengan berbagai kegiatan untuk menarik pengunjung, seperti Forum Investasi Kelautan dan Perikanan, Lomba Masak Serba Ikan, Talkshow Manfaat Ikan untuk Kesehatan Jantung, Lomba Menggambar Tema Perikanan untuk siswa SD, serta demo pengolahan produk perikanan.  ”

Fadel juga menekankan agar pelaku usaha perikanan, baik tangkap, budidaya dan pengolah ikan, menyediakan hasil perikanan yang bermutu sesuai standar dan persyaratan untuk dikonsumsi manusia. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sendiri telah mengeluarkan regulasi yang mengatur tentang jaminan mutu hasil perikanan, di antaranya UU No.31 tahun 2004 tentang Perikanan (diperbaruhi dengan UU No.45 tahun 2009 tentang Perikanan) dan Kepmen No. 01/MEN/2007 tentang Persyaratan Jaminan Mutu dan Hasil Perikanan pada Proses Produksi, Pengolahan dan Distribusi. Namun, selain penerapan aturan pemerintah dan tanggung jawab pelaku usaha dari hulu sampai hilir, masalah mutu ini juga memerlukan dukungan dari masyarakat konsumen dan media massa. “Masyarakat harus menjadi konsumen yang pintar. Media massa berperan mengedukasi mereka,” tegas Fadel.

Semangat, perhatian dan kesadaran seluruh pihak akan pentingnya masalah mutu dan keamanan hasil perikanan memang harus terus ditingkatkan. Hanya dengan membangun “sense of quality and safety”  seluruh pemangku kepentingan, maka produk perikanan Indonesia akan terjamin mutu dan keamanan pangannya, sehingga dapat bersaing dan berkibar di percaturan global.

Selain masalah mutu dan keamanan  pangan, KKP juga berupaya mendorong peningkatan produksi perikanan guna mendukung kecukupan pasokan ikan bagi kebutuhan pasar dalam negeri maupun ekspor. Selain sebagai sumber pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, sektor kelautan dan perikanan juga berpeluang besar untuk mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional. Saat ini Indonesia belum dapat memanfaatkan potensi sumber daya ikan secara optimal untuk mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional.

KKP menyadari perlu terlibat aktif dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional karena, pertama, ketahanan pangan merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak atas pangan yang merupakan salah satu pilar utama hak azasi manusia, kedua merupakan pendukung terwujudnya ketahanan nasional dan ketiga menjadi modal pembentukan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, mandiri dan sejahtera. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengembangkan Kebijakan Revolusi Biru (the Blue Revolution Policies) yang bertumpu pada penguatan kelembagaan dan SDM secara terintegrasi, pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan, peningkatan produktivitas dan daya saing berbasis pengetahuan, serta perluasan akses pasar domestik maupun internasiona

Sumber : siaran pers KKP No. B. 117 /PDSI/HM.310/ X /2010

http://www.dkp.go.id/archives/c/34/3489/indonesia-fisheries-expo-2010-ikan-sebagai-sumber-ketahanan-pangan/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s