Nelayan Cilacap tewas tersangkut jaring

Posted on Updated on

Korban yang merupakan nelayan asal kemiren Cilacap saat tiba di Dermaga Lapor PPS Cilacap , Selasa (04/01/2014)
Korban yang merupakan nelayan asal kemiren Cilacap saat tiba di Dermaga Lapor PPS Cilacap , Selasa (04/02/2014)

Seorang nelayan asal Cilacap ditemukan telah tewas tersangkut jaring sekitar 1 mil dari pantai di perairan Cilacap, Selasa (04/02/2014). Korban bernama Parmin (43 th) merupakan nelayan asal kemiren yang beralamat di Jl.Lingkar timur Rt.01/14 Tegalkamulyan Cilacap.

Menurut saksi mata, Tukijan (47 th) saat itu  sekitar jam.04.30 WIB melihat korban seorang diri  membawa kapal bernama KM.pelangi (GT.5) tersebut melintasi kaliyasa untuk berangkat melaut. Sekitar jam.07.30 di posisi kurang lebih satu mil dari pantai atau di sebelah timur RS.Pertamina  seorang nelayan melihat kapal tersebut terapung tanpa awak dengan posisi jaring yang sebagian masih berada diatas kapal, merasa curiga nelayan tersebut memanggil rekannya yang posisinya tak jauh dari tempat kejadian untuk melihat dan memeriksa. Salah seorang nelayan yang bernama Sapari (40 th) akhirnya menghampiri dan dan menaiki kapal tanpa awak tersebut untuk mencari awak kapal tersebut, karena tak kunjung ditemukan, Sapari meminta bantuan rekannya, Ali mahfud (40) untuk membantu menarik jaring yang sebagian masing menggantung dikapal,  masih menurut saksi yang menolong korban, saat jaring ditarik terasa berat dan ketika sampai dipermukaan terlihat korban telah tewas dengan posisi tubuh tersangkut jaring.

Setelah korban berhasil diangkat dan dinaikkan ke kapal, Sapari dan Ali Mahfud nelayan asal Tegalkamulyan Rt.03/08 Cilacap tersebut menghubungi rekan-rekannya yang lain untuk segera melaporkan ke Pos Pemeriksaan Kapal PPS Cilacap.

Di dermaga lapor dan pos pelayanan terpadu PPS Cilacap Tim Basarnas dan keamanan laut memeriksa dan menanyakan kronologis kejadian kepada saksi , selanjutnya korban yang diduga tercebur dan tersangkut saat menebar jaring itu segera dibawa ke RSUD Cilacap untuk di Otopsi kemudian dibawa pulang ke rumah duka.(cs)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s