Koordinasi dan Mediasi Nelayan di PPS Cilacap

Posted on

koordinasi dan mediasi nelayanCilacap- Pertemuan Koordinasi dan Mediasi antar daerah antara Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Dinas  Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, Dinas Pertanian dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta serta Nelayan Kabupaten Pangandaran dan Cilacap berlangsung di Balai Pertemuan Break water Pelabuhan Prikanan Samudera Cilacap, Kamis (23/10/2014)

Koordinasi dan Mediasi  berkaitan dengan adanya kesalah pahaman  antara Nelayan Kab.Cilacap dengan Nelayan Kab.Pangandaran pada beberapa bulan yang lalu terkait pemasangan alat bantu penangkapan ikan berupa rumpon dan penggunaan alat tangkap mini puse seine di perairan Samudera Indonesia Selatan Pangandaran.

Pertemuan tersebut dibuka oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, Ir.Wahid M.Si dan dihadiri pula oleh Komandan Pangkalan TNI AL.Pangandaran, Subdit kerja sama penegakan Hukum dan Fasilitasi PPNS Direktorat  Penanganan Pelanggaran Ditjen PSDKP KKP; Dinas Kelautan, Perikanan dan Pegelola  Sumberdaya Kawasan Segara Anakan Kabupaten Cilacap; Dinas Kelautan, Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pangandaran; HNSI Kabupaten Cilacap dan Pangandaran serta perwakilan Nelayan Kabupaten Cilacap dan Pangandaran.

Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, Ir.Wahid M.Si, dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih. Selanjutnya Kepala PPS Clacap mengatakan “Sumberdaya laut yang kita miliki agar dapat dimanfaatkan bersama dengan mematuhi ketentuan/ peraturan-peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah serta peraturan-peraturan dari kearifan lokal untuk menjaga kelestarian sumberdaya ikan”. “Kita akan menjadi bijak apabila kearifan lokal itu akan kita patuhi” lanjut beliau.

Beberapa hal dihasilkan dari Pertemuan Koordinasi dan Mediasi tersebut antara lain; Pemasangan rumpon milik nelayan Kabupaten Pangandaran dan Cilacap akan dipasang di WPP 573 pada jalur 3 keatas; Pemanfaatannya bisa dilakukan bersama dengan menggunakan alat pancing dan Gillnet dengan mesh ≥ 3,5 inch; Nelayan Kabupaten Cilacap dan Pangadaran agar membangun kerjasama yang saling menguntungkan dalam pengelolaan rumpon dan apabila ada yang merusak akan dikenakan sangsi dengan mengganti rumpon; Pelaksanaan perijinan dareah yang terintegrasi melalui DSS (data sharring system)secara online guna menghindari terjadinya duplikasi dokumen kapal melalui percepatan program penandaan kapal perikanan di masing-masing daerah; Penguatan Mitra Praja Utama (MPU) dalam mengakomodasi kearifan local untuk menyelesaikan permasalahan perijinan kapal perikanan dan konflik antar daerah serta peningkatan sosialisasi peraturan perundang-undangan perikanan pada masing-masing daerah.

Pada akhir pertemuan dilakukan penanda tanganan kesepakatan tersebut diatas antara perwakilan nelayan Pangandaran dan nelayan Cilacap yang diketahui oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat serta Instansi terkait lainnya.(cs)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s